![]()
Begitulah yang bisa kita pahami dari tulisan di belakang kendaraan ini. Karena bahkan Yahya Kurniawan yang mengambil foto ini pun pasti tak tahu ke mana pesan terkirim. Yang penting dia sudah mengirimkan foto ini ke sini. Begitu bukan?
![]()
Begitulah yang bisa kita pahami dari tulisan di belakang kendaraan ini. Karena bahkan Yahya Kurniawan yang mengambil foto ini pun pasti tak tahu ke mana pesan terkirim. Yang penting dia sudah mengirimkan foto ini ke sini. Begitu bukan?
![]()
Panggilan sayang “papa-mama” sedang nge-hype di kalangan jelata CahAndong. Panggilan ini bermula dari sepasang jelata yang dimabuk asmara itu.
Mungkin karena hendak meledek pasangan itulah, Yahya lalu niat banget memburu truk ini dan memotretnya. Ah, tampaknya dia juga ingin dipanggil “papa” … entah oleh siapa. Atau sudah?
Lah ndak tahu. Kok sampean malah tanya?
![]()
Yang tahu soal selingkuh mungkin pemotretnya. Coba saja sampean tanya ke Yahya yang mengambil foto ini dengan handphone. Hihihi …