Katanya sih, pelopor kamasutra. Tapi mosok posenya cuma beginian ya? Nggak asyik, ah …
![]()
Katanya sih, pelopor kamasutra. Tapi mosok posenya cuma beginian ya? Nggak asyik, ah …
![]()
Ini ada truk yang berbahaya, sekaligus ngeselin. Mosok hobinya memburu janda sih?
Terserah mau dibaca bagaimana. Mau Udin si tikus mall sutra kek. Tikus mall sutra si udin kek. Sutranya udin di mall tikus kek. Terseraaaaaaaaah …

Namanya juga pantat truk.
Bagaimana imaji putri duyung di benak sopir truk? Ya kira-kira beginilah. Bodi seksi menggoda.

Tapi kok aneh ya, mosok rambut putri duyung sudah beruban? Namanya ganti jadi eyang duyung dong.
Apakah karena putri duyung itu usianya sudah setua Sir Mbilung yang rambutnya juga sudah beruban keperakan itu?
Atau jangan-jangan masih semuda Paman Tyo yang memang dari sononya punya warna kepala yang … gitu deh! Hanya mereka yang tahu jawabannya …

Sekilas pandang pelepas rindu? Aih, betapa romantisnya. Sungguh! Ternyata mobil boks pun tak mau kalah dengan truk-truk penyandang grafiti itu.
Tapi, adakah yang tahu kepanjangan Kotikam di sisi kiri atas itu? Komando Titi Kamal? Soalnya saya sering melihat cap “Kotikam” itu di mobil-mobil angkutan. Adakah yang bisa menjelaskan artinya?