Semoga dia dapat murid dan semuanya lulus. Kasihan kalau murid harus mengulang-ulang karena sering tinggal kelas atau nunggak.

Sumber dari sana
Semoga dia dapat murid dan semuanya lulus. Kasihan kalau murid harus mengulang-ulang karena sering tinggal kelas atau nunggak.

Sumber dari sana
Mungkin ada yang mengira si sopir, atau juragannya, mengais nafkah di Ibu Kota agar hasilnya bisa memakmurkan daerah asal. Bisa saja sih. Tapi bukan tidak mungkin si sopir, bersekongkol dengan juragannya, yang tiada lain tida bukan adalah dirinya sendiri, itu sudah makmur. Sebagai orang sabar dia tetap menyusuri — bukan menguber — setoran. Etos kerja yang layak diajungi empat jempol (dua di tangan, dua di kaki).*

*) boleh ditambah 48 jempol dari formasi penumpang empat-enam di belakang dan dua di depan; bayi dan ayam tidak dihitung (lho, jempol ayam di mana?)
Gantungan penghias mobil ini saya pergoki setengah tiga pagi di depan sebuah gerai layanan cetak digital 24 jam di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Pemiliknya memang gendut. Sudah diet saja segitu apalagi tanpa diet. Tapi misalnya dietnya berhasil, dia jadi (semakin) ugly. Artinya teks gantungan harus direvisi. I’m slim and ugly – but I’m a damned good graphic designer.
