Posts Tagged ‘ suami ’

 
Friday, March 21st, 2008

Sudah berusaha. Mencoba. Jika hasilnya ternyata tak memuaskan, ah apa boleh buat. Bukankah tekad dan upaya itu sudah dapat nilai? Gagal, itu soal lain.

mencoba setia

 
Tuesday, March 4th, 2008

Kalau dilihat sekilas, kalimat di bak truk ini seperti tak ada yang aneh. Tapi, kalau dibaca dan dibaca lagi, lalu direnung-renungkan, rasanya ada yang janggal.

Kenapa ya “suami” berpasangan dengan “mama”? Mengapa bukan istri? Bukankah setiap kata memiliki pasangannya sendiri? Misalnya nih, bapak-ibu, pria-wanita, lelaki-perempuan, pakde-bude, om-tante, suami-istri.

Lantas mengapa pemilik truk itu tak menulis “suami setia istri”? Apakah kata “istri” terdengar kurang urban ketimbang “mama”? Istilah istri kurang seksi? Apakah ini sebuah anomali, ketidaktahuan, atau justru kesengajaan?

Ugh, pesan yang aneh …