Sumber: Gerry Hertanto
Ada cerita apa di belakang truk? Jawabannya adalah ada gambar wanita, kalau tidak tulisan-tulisan yang menggelitik, atau hanya menuliskan rute perjalanan truk tersebut!
Memang masih banyak juga para supir truk yang memilih mengosongkan bagian belakang truknya dengan tidak menambahkan tulisan, atau gambar, atau apalah yang aneh-aneh.
Tapi, menurut penglihatan awam saya, sebuah truk tanpa embel-embel di belakangnya itu seperti sayur asem tanpa garam, seperti romeo tanpa juliet, seperti rokok tanpa api, seperti donal tanpa kwak-kwik-kwek. Pokoknya kurang sedap dipandang mata.

Dan kemarin lusa saya memang tidak meniatkan diri untuk mencari objek gambar untuk diposting di sini, dan memang secara kebetulan lagi saya mendapatkan objek gambar yang bagus waktu itu [dan tentu saja membuat saya keki sendiri]. (more…)





