Posts Tagged ‘ jalan tol ’

 
Tuesday, December 8th, 2009

truk manut nurut katut

Siapa yang manut, ke mana pun ikut: Pak Sopir atau mobil di belakangangnya? Siapa pun itu, keduanya sama-sama patut dikasihani.

 
Friday, October 3rd, 2008

Sudah jamak bila sopir atau juragan mengisengi bak pikapnya. Yang ini tidak jelas apa maksudnya. Merek baru? Akronim? Pelesetan?

 
Saturday, August 16th, 2008

Memahami pesan pada pantat truk adalah memahami sopirnya. Jadi kalau dia mengaku tetap bersemangat, padahal ketika berada di jalan tol sering melanggar peraturan, misalnya merambat dengan kecepatan di bawah batas minimal 60 km/jam, maka mereka tak lebih dari kutu kambing congek. Mereka itu adalah kaum lamban yang tak merasa bersalah jika menyebabkan rambatan sejauh 2 km di belakang.

Pernah ada ide dari seorang pemobil yang jengkel lalu stres, agar ada undang-undang yang membenarkan pemakai jalan melakukan apa saja terhadap sopir truk lamban asalkan tak mengambil harta bendanya. Tujuannya agar sopir lain jera. Bahwa hal yang lebih berharga dari harta benda ikut terambil, itu hanya ekses dan sekaligus salah si sopir kenapa tak punya daya tahan.

Tentu di hari perayaan kemerdekaan ini gagasan gila yang berbahaya tak boleh mendapatkan tempat.  Mari kita benahi Indonesia bersama-sama. Pahit, lama, dan melelahkan, memang. Tapi Indonesia yang beres itu kudu kita perjuangan. Bukan begitu, bukan? Merdeka!

(Lho, ini pidato atau posting?)

 
Monday, April 28th, 2008

Neng, Akang akan datang. Tak lama lagi, dengan catatan bilamana waktu dan juragan tak mengekang. Tapi supaya tidak masuk angin lalu meriang, tutupilah badan dengan selendang, sayang.

lilis gadis sumedang

 
Monday, April 28th, 2008

Seangkuh apa pun gadis itu, dan meskipun jarak diganjal oleh Inggris, lelaki sejati yang cool tak kenal kata menyerah….

gadis angkuhhh uhhh