Setiap kelompok penutur bahasa punya makian. Ada yang sekadar untuk menyalurkan kekesalan, ada juga yang punya fungsi tambahan sebagai pembangkit amarah supaya ada alasan berkelahi. Yang termasuk dalam makian itu biasanya berhubungan dengan binatang dan seks — khususnya yang menyangkut ibu.

Dalam perkembangannya, makian dalam kelompok tertentu bisa juga menjadi ekspresi pengakrab. Hanya orang yang sudah dianggap sanak yang boleh mengumpat.
Saya tak tahu apakah stiker ini berhubungan dengan sebuah komunitas. Saya melihatnya di Bogor.








