Archive for the ‘ Mobil ’ Category

 
Monday, May 12th, 2008

Setiap kelompok penutur bahasa punya makian. Ada yang sekadar untuk menyalurkan kekesalan, ada juga yang punya fungsi tambahan sebagai pembangkit amarah supaya ada alasan berkelahi. Yang termasuk dalam makian itu biasanya berhubungan dengan binatang dan seks — khususnya yang menyangkut ibu.

mbokneancuk

Dalam perkembangannya, makian dalam kelompok tertentu bisa juga menjadi ekspresi pengakrab. Hanya orang yang sudah dianggap sanak yang boleh mengumpat.

Saya tak tahu apakah stiker ini berhubungan dengan sebuah komunitas. Saya melihatnya di Bogor.

 
Saturday, April 12th, 2008

Ya beginilah nasib cewek kalau kere, meski cantik dan baik hati belum tentu ada yang sudi ngasih tumpangan. Duh…

nasib cewek kere… gak dapet tebengan… duh!

Jomblo? Mungkin saja itu pilihan. Mungkin pula nasib tak terelakkan. Bisa juga kepura-puraan karena sebetulnya sudah punya pasangan tetapi mengaku masih sorangan wae. Kita tunggu unjuk diri komunitas jomblo yang tidak lutyu dan tidak imyut. Jangan-jangan mereka lebih percaya diri.

ijo lumut: ikatan jomblo lucu imut

 
Sunday, March 9th, 2008

Semoga dia dapat murid dan semuanya lulus. Kasihan kalau murid harus mengulang-ulang karena sering tinggal kelas atau nunggak.

guru seks privat jakarta

Sumber dari sana

 
Saturday, March 8th, 2008

Gantungan penghias mobil ini saya pergoki setengah tiga pagi di depan sebuah gerai layanan cetak digital 24 jam di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Pemiliknya memang gendut. Sudah diet saja segitu apalagi tanpa diet. Tapi misalnya dietnya berhasil, dia jadi (semakin) ugly. Artinya teks gantungan harus direvisi. I’m slim and ugly – but I’m a damned good graphic designer.

gendut dan jelek