
Judul di atas adalah terjemahan dari bahasa Jawa pada kaca belakang Koantas Bima, “Peceren Roso Duren”. Tak jelas apa maksudnya tapi dulu kalimat ini sering terdengar. Bau comberan itu memuakkan. Padahal bahi yang tak doyan durian, baunya juga bikin pusing. Anda tahu maksud tulisan itu? ![]()







