Beginilah bila pemilik truk tergolong orang yang taat beribadah. Bahkan di belakang truknya pun dia mengumumkan adanya lindungan Tuhan di sepanjang jalan rejeki yang dilaluinya.

Beginilah bila pemilik truk tergolong orang yang taat beribadah. Bahkan di belakang truknya pun dia mengumumkan adanya lindungan Tuhan di sepanjang jalan rejeki yang dilaluinya.

Seperti apakah aroma cinta bini muda? Apakah lebih harum dari istri pertama? Entah, saya ndak tahu.

Tanyakanlah saja pada Zaki lelaki Bangil yang mengirim foto ini. Mungkin dia sudah pernah merasakan barokahnya.
Begitulah tulisan di bodi belakang bajaj yang difoto oleh bapaknya Evan ini. Saya ndak tahu apa maksud kalimat itu. Mungkin itu maksudnya kalimat keluhan seorang anak yang sering melihat ibunya menggoyang bapaknya. Barangkali juga artinya lain. Silakan sampean menafsirkannya sendiri…


Lebih mahal, lebih berkelas, tipografi lebih berselera. Ini yang namanya barang dagangan berjalan, bagian dari servis, belum tentu semua orang sudi memakainya untuk kepentingan pribadi. ![]()

Yaaah … beginilah romantika kehidupan para sopir, ditunggu kekasih di rumah yang selalu berharap, “Kapan pulang, Aa?”
Ah, syahdunya …