February 22nd, 2010 @ 10:18 |
by Mas Antyo (16
posts)

Judul di atas adalah terjemahan dari bahasa Jawa pada kaca belakang Koantas Bima, “Peceren Roso Duren”. Tak jelas apa maksudnya tapi dulu kalimat ini sering terdengar. Bau comberan itu memuakkan. Padahal bahi yang tak doyan durian, baunya juga bikin pusing. Anda tahu maksud tulisan itu? 
Posted
in
Angkot, Bus |
No Comments »
February 22nd, 2010 @ 10:13 |
by Mas Antyo (16
posts)

Modus Jamaica, katanya. Entah apa maksudnya. Lantas Spider-Man pun menjawab.
Posted
in
Bajaj |
No Comments »
February 19th, 2010 @ 22:27 |
by Mas Antyo (16
posts)

Entah maksudnya apa. Jangan-jangan nama produk.
Posted
in
Mobil |
No Comments »
February 8th, 2010 @ 18:09 |
by Mas Antyo (16
posts)

Pemilik mobil ini percaya pada pertumbuhan. Maka dinamailah mobilnya “tunggak semi”, berarti sisa batang pohon yang bersemi, mulai ditumbuhi daun, dan akarnya terus menjalari tanah. Kalau Kramat Tunggak? Itu nama sebuah tempat di Jakarta Utara. Sekarang untuk pusat dakwah. Ada legendanya lho…
Posted
in
Mobil |
No Comments »
February 8th, 2010 @ 17:59 |
by Mas Antyo (16
posts)

Rada serem tulisannya: Raja Tega. Ketika saya tanya apa maksudnya, sopir truk itu cuma cengar-cengir. Tentang angka “.354″, dia bilang, “Iseng aja, Pak.”
“Yang masang tulisan sampeyan apa juragannya?” tanya saya. Dia tetap cengar-cengir. Saya tetap waspada.
Posted
in
Truk |
1 Comment »