February 8th, 2010 @ 18:09 |
by Mas Antyo (13
posts)

Pemilik mobil ini percaya pada pertumbuhan. Maka dinamailah mobilnya “tunggak semi”, berarti sisa batang pohon yang bersemi, mulai ditumbuhi daun, dan akarnya terus menjalari tanah. Kalau Kramat Tunggak? Itu nama sebuah tempat di Jakarta Utara. Sekarang untuk pusat dakwah. Ada legendanya lho…
Posted
in
Mobil |
No Comments »
February 8th, 2010 @ 17:59 |
by Mas Antyo (13
posts)

Rada serem tulisannya: Raja Tega. Ketika saya tanya apa maksudnya, sopir truk itu cuma cengar-cengir. Tentang angka “.354″, dia bilang, “Iseng aja, Pak.”
“Yang masang tulisan sampeyan apa juragannya?” tanya saya. Dia tetap cengar-cengir. Saya tetap waspada.
Posted
in
Truk |
No Comments »
February 8th, 2010 @ 17:54 |
by Mas Antyo (13
posts)

Entahlah apa maksud stiker ini. Mungkin dia berbisnis penggemukan sapi. Bisa juga dia cowboy.
Posted
in
Mobil |
No Comments »
January 23rd, 2010 @ 19:03 |
by Mas Antyo (13
posts)

Mungkin si Akang Supir masih satu trah dengan Raja Kokain Pablo Escobar dari Kolombia. Tapi itu tak penting, karena lebih utama pengingatnya untuk mobil-mobil di belakangnya: “Jangan pernah kau selingkuh”.

Posted
in
Minibus |
4 Comments »
January 17th, 2010 @ 16:54 |
by Mas Antyo (13
posts)

Hari gini? Takut istri? Lho emang gak boleh? Masih bagus kalau orang punya takut terhadap hal tertentu.
Mobil ini mungkin milik lelananging jagat dalan.
Posted
in
Mobil |
3 Comments »